Sabar Menunggu
orang yang sabar menunggu..
kenapa orang-orang itu tidak dilahirkan dengan keadaan tingkat kesabaran yang sama?
hayo katanya udah dewasa..pasti bisa jawab kan?
ada orang yang sabar dan ada orang yang tidak sabar..
apa yang dipunyai si orang yang sabar sehingga dia sabar menunggu?
apa yang dia yakini tentang orang yang di tunggui nya?
bisa saja orang yang dia tunggui ternyata tidak akan datang..
sebentar, oh..
mungkin saja orang dia tunggui telah memberikan harapan-harapan..
atau mungkin saja orang yang dia tunggui telah berjanji..
tapi kan mungkin saja orang yang dia tunggu tidak menetapi janji
coba bayangkan perasaan orang yang sedang menunggu dengan penuh harapan tapi ternyata harapan tersebut tidak akan pernah datang..
hey, sepertinya hanya orang-orang macam aku yang kayaknya melankolis ini yang tampaknya terlalu memikirkannya
hmm coba aku memposisikan diriku sebagai temanku yang namanya si mr.”hidup itu realistis bukan melankolis”..
dia pasti bakal bilang..
“mending lu cari yang pasti-pasti aja, men!”
“daripada lu buang-buang waktu..”
yuph, aku paham maksudnya..
tipe-tipe orang yang akan tampak senang selalu..
hahaha..
oh, tapi jangan salah..
begini ya, dalam diri individu manusia sifat-sifat yang disebut melankolis dkk. (pasti pada tau lah..) punya porsinya masing-masing kan..
nah, sepertinya si temanku yang disebutkan diatas baru saja bilang..
“tampaknya gw jadi melankolis deh pik..”
hahaha..yah mungkin karena beberapa alasan khusus si sifat ini muncul..
eh, mungkin ga sih? (belum nemu literatur yang mendukung hipotesa ini – ngomongnya belum nemu padahal males nyari..hehe)
hihihi pasti penasaran kan alasan khusus yang menimpa temanku ini?
silahkan tanya langsung aja deh..
hmm, orang yang sabar menunggu pasti bakal dapet sesuatu kan?
Tuhan Maha Adil..
Loading...
hahahahhaha temen lo kena syndrom yang namanya jatuh(cinta) kayanya…
sotoy mode on…
jyaaahhh.. oke banget dah pak opik satu ini..
dyod - April 6, 2008 at 2:10 am
wah wah..
tampaknya bung dyod ini pandai menebak..
yah, bisa dibilang temanku yang satu itu mungkin terkena sindrom tersebut..
sepertinya bung dyod sangat ahli dengan yang namanya sindrom tersebut,
bukan begitu?
atau karena bung sendiri pernah mengalami sendiri sindrom ini?
hoho pengalaman pribadi sepertinya…
hahahaha..
+Op. - April 6, 2008 at 10:12 am
hmm..mendapat link dari blog oddy..
saya tertarik dengan tulisan ini. saya suka memasang status YM “menunggu,menunggu,dan menunggu”, walaupun saya tak tahu sebenarnya apa yang saya tunggu..haha..Itu menunjukkan menunggu gak selalu dikaitkan dengan masalah hati kan??haha..
-salam-
nurulfitriramadhani - April 11, 2008 at 1:12 pm